Rabu, 25 Juli 2018

Bilangan Biner dan Konversinya

Bilangan Biner dan Konversinya

Pengertian Bilangan Biner. Disini saya akan menjelaskan mengenai Pengertian Bilangan Biner. Bilangan Biner atau binary atau binary digit (dapat disingkat menjadi bit) adalah salah satu jenis dari sistem bilangan yang ada. Bilangan Biner terdiri dari angka 0 dan 1.

Bilangan Biner umum digunakan pada dunia komputasi. Komputer menggunakan Bilangan Biner agar bisa saling berkomunikasi antar komponen (hardware) maupun antar sesama komputer. Karena komputer hanya menggunakan bahasa mesin, yaitu apabila komputer mendapatkan sinyal listrik atau tegangan listrik (Volt), berarti bernilai 1. Apabila komputer tidak mendapatkan sinyal listrik atau tegangan listrik, berarti bernilai 0.

Bilangan Biner dapat dikonversikan ke jenis sistem bilangan lain seperti bilangan Desimal dan Oktal. Manusia sering menggunakan bilangan Desimal dalam kehidupannya sehari-hari. Bilangan Biner dan jenis sistem bilangan lainnya saling menyusun satu sama lain. Misalnya bilangan biner 00000010 merupakan angka 2 dalam bilangan Desimal. Begitupun sebaliknya, apabila angka 2 Desimal, maka berarti angka 00000010 dalam Bilangan Biner

Bilangan Biner digunakan juga untuk menyusun suatu data ataupun file yang terdapat di dalam komputer. Misalnya terdapat suatu file yang berukuran 1MB (Mega Byte). Apabila 1 Byte= 8 bit, berarti file tersebut tersusun atas beratus-ratus bit menjadi sebuah file tersebut.

Bilangan Biner juga digunakan untuk berkomunikasi antar sesama komputer dalam suatu jaringan. Karena komputer hanya mengerti Bilangan Biner, maka komputer menstransmisikan sinyal-sinyal listrik ke perangkat jaringan untuk bisa berkomunikasi satu sama lain.

Bilangan Biner sangat penting dalam menyusun suatu jaringan komputer. Untuk menyusun suatu IP Address, Bilangan Biner sangatlah diperlukan.

Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.


Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit.
 Contoh penulisan : 1101112.

sumber: http://madara-ku.blogspot.com/2012/03/bilangan-biner-dan-konversinya.html



contoh soal :




A. Desimal ke Biner        



1. 10+29= 39

128 64 32 16 8 4 2 1 
 0     0   1   0  0 1 1 1

2. 57+29= 86

128 64 32 16 8 4 2 1 
  0    1   0  1  0  1 1 0

3. 156+29=185

128 64 32 16 8 4 2 1 
  1    0  1   1  1  0 0 1 

4. 200+29=229

128 64 32 16 8 4 2 1 
  1    1   1   0  0 1 0 1

5. 215+29=244

128 64 32 16 8 4 2 1 
  1    1   1   1  1 1 1 0 

B. Biner ke Desimal 

1. 128 64 32 16 8 4 2 1 
      1    0   1   0  1 1 0 1

=128+32+8+4+1= 173

2. 128 64 32 16 8 4 2 1 
      0    1   0   1  0 1 0 1

=64+16+4+1= 85

3. 128 64 32 16 8 4 2 1 
      1    0   1    1 1 1 1 0

=128+32+16+8+4+2= 190

4. 128 64 32 16 8 4 2 1 
        1     0   1   1  0 1 1 0

=128+32+16+4+2= 182

5. 128 64 32 16 8 4 2 1 
     0     1   1   1  1 1 0 0

=64+32+16+8+4= 124 

         














Tidak ada komentar:

Posting Komentar